Melayani Produser Bejat Demi Jadi Artis

Melayani Produser Bejat Demi Jadi Artisby Superadminon.Melayani Produser Bejat Demi Jadi ArtisHalo semuanya kali ini kisahku tentang seorang gadis yang rela diperkosa demi jadi artis. gimana mau baca keseruan ceritanya ? oke lanjut woyooo… Namaku Hasantyo, biasa dipanggil Hasan. Sudah hampir tiga tahun ini aku bekerja di salah satu rumah produksi yg biasa membuat sinetron. Aku bekerja di bagian audisi dgn atasanku, Pak Deni. Orangnya galak, […]
Halo semuanya kali ini kisahku tentang seorang gadis yang rela diperkosa demi jadi artis. gimana mau baca keseruan ceritanya ? oke lanjut woyooo…

Namaku Hasantyo, biasa dipanggil Hasan. Sudah hampir tiga tahun ini aku bekerja di salah satu rumah produksi yg biasa membuat sinetron.

cerita sex

cerita sex

Aku bekerja di bagian audisi dgn atasanku, Pak Deni. Orangnya galak, usianya sekitar 45an, badannya masih tegap kekar dan perkasa karena dia memang keturunan tentara.

Hari itu Pak Deni memanggilku ke ruangannya.

“San, bulan depan kita mau produksi sinetron baru. Untuk pemeran utama aku sudah dapat, tp aku masih butuh pemain pembantu dgn kriteria cewek yg cantik dan seksi. Kamu tolong siapin audisi untuk itu ya!” perintah Pak Deni padaku.

Seperti biasa aku segera menyiapkan segala sesuatu untuk diadakan audisi untuk pemeran yg dicari Pak Deni. Tp aku langsung inget dgn tetanggaku yg bernama Dina, aku berpikir sepertinya dia cocok untuk ikut audisi ini. Dina orangnya cukup cantik dan juga seksi seperti Luna Maya. Saat ini Dina sedang menganggur dan belum mendapat pekerjaan selesai dari kuliahnya.

Sebenarnya aku sudah lama memendam hasrat dgnya, pernah sewaktu masih duduk di bangku SMU aku menjadi kakak kelasnya dan “nembak” dia, tp dia menolak alesannya masih kecil dan belum siap pacaran.-cerita sex abg- Tp sekarang dia sudah punya pacar mahasiswa salah satu perguruan tinggi swasta di Jakarta.

Rumah Dina dan rumahku tdk jauh, hanya terpaut 3 rumah. Setiap hari waktu dia masih sekolah, dia selalu melewati depan rumahku. Dgn pakaian sekolahnya yg ketat seksi, aku sering membayangkan tubuhnya yg seksi itu. Buah dada yg kenyal, dan isi dibalik roknya bikin aku sangat penasaran.

Segera saat itu juga aku telpon dia. – cerita ngentot terbaru-

“Halo, bisa bicara dgn Dina?” tanyaku di telepon.
“Iya ini Dina, ini siapa ya?”
“Ini mas Hasan, gini Din aku mau ngajakin kamu ikut audisi di kantorku kalau kamu gak sibuk. Kebetulan kami sedang mencari pemeran cewek yg cantik dan seksi. Cocok sekali dgn kamu.” Godaku
“Ah, mas Hasan bisa aja. Aku sih setuju aja mas. Kapan itu audisinya? Tp kira-kira bisa lolos ga?”
“Udah tenang aja, ntar mas Hasan bantu. Yg penting Dina datang aja dulu. Besok hari Rabu siang jam 2 ya. Aku tunggu di kantor mas. Dan jangan lupa pake pakaian yg seksi ya.”
“Oke Mas, tenang aja. Sampai ketemu.”

Pada hari-H nya Dina datang ke kantorku dgn diantar oleh pacarnya. Dina mengenakan pakaian cukup seksi, dgn kemeja lengan panjang tp kancing bagian atasnya sengaja dia buka, jadi lipatan buah dadanya cukup nampak. Aku jadi semakin bernafsu saja melihat dia seperti itu.

“Halo mas Hasan, kenalin ini Riko.” Dina memperkenalkan pacarnya padaku.
“Halo aku Hasan. Aduh Dina kamu cantik sekali, dan seksi pula. Pasti bosku suka sekali sama kamu, dan pasti kamu diterima.” Cerita Sex Nafsu produser film

Pujianku pada Dina itu membuat pacar dia jadi sedikit sewot, tp aku cuekin aja dia.

“Ayo Din, langsung masuk ka ruangan audisi aja. Bosku sudah menunggu.”

Segera aku dan Dina meninggalkan pacarnya yg sedang sewot itu di ruang tunggu.

Di dalam, Pak Deni sudah menunggu dan akhirnya audisipun dimulai.

Sekitar sepuluh menit audisi, aku mengantar Dina keluar. Tp kemudian Pak Deni memanggilku lagi

“Hasan..!! Kesini sebentar..!!” teriak Pak Deni dari dalam ruangan.

Aku segera bergegas meninggalkan Dina dan menuju ruangan itu.

“Iya Pak, ada apa? Ada yg bisa saya bantu?” tanyaku.
“Cewek cantik tadi temanmu ya? Cukup seksi juga dia. Apa kamu mau kalau aku meluluskan dia untuk pemeran sinetron ini?”
“Iya Pak, dia tetangga saya. Ya saya berharap dia bisa lulus Pak. Emangnya kenapa Pak?”
“Aku bisa saja meloloskan dia, tp ada syaratnya, aku mau tidur dgn dia semalam. Bisa ga?”

Tertkejut aku mendengar permintaan Pak Deni itu, sebenarnya sudah biasa cewek yg akan ikut main sinetron

“dicobain” sama Pak Deni, tp berhubung Dina tetanggaku aku jadi sedikit canggung.
“Beneran Pak? Nanti saya coba bicara sama dia dulu Pak.”
“Oke, usahain ya.”
Baca juga : Cerita Sex Memek Mulus Ibu Hamimah
Beberapa hari aku bimbang bagaimana bicara dgn Dina mengenai hal ini. Sedangkan jika tdk aku lakukan bisa-bisa Pak Deni yg marah padaku dan bahkan aku bisa dipecat.

Akhirnya kuberanikan diri menghubungi Dina leat telpon untuk memberitahu hal ini. Di telepon aku Cuma bilang bahwa Dina diditerima untuk audisi sinetron ini, tp dia harus menemui Pak Deni di hotel X untuk menandatangani kontrak. Aku tdk bilang kalo dia akan ditiduri Pak Deni disana.

Awalnya Dina bingung kenapa harus di hotel, tp akhirnya dgn berbagai alasan yg kuberikan akhirnya aku setuju saja.

Cerita dewasa terbaru, Setelah sepakat ketemuan di hotel jam tiga sore, aku segera memberitahu Pak Deni dan ternyata dia mengajakku untuk menemaninya disana. Wah, kesempatan nih aku ngliat Dina dikerjain sama laki-laki.

Di hotel itu, sesuai pesanku Dina datang sendiri. Di lobby aku temui dia dan aku beritahu bahwa Pak Deni menunggu di kamar 512. Aku segera mengantar Dina kekamar itu. Di jalan, isi dalam celanaku jadi semakin mengeras saja membayangkan apa yg akan dilakukan Pak Deni padanya. Kami masuk di kamar itu dan Pak Deni sedang duduk di ranjang menunggu kami.

“Selamat sore Pak.” Sapa Dina pada Pak Deni.
“Iya, selamat sore. Cantik sekali kamu Dina.” Balas Pak Deni, memang Dina dgn rambutnya yg lurus sebahu dan mengenakan baju yg cukup sexy membuat setiap laki-laki pasti tertarik padanya.
“Hasan, kamu tetap disini saja jagain kami.”
“Terus bagaimana dgn kontraknya Pak?” tanya Dina yg sudag sangat penasaran.
“Tenang aja, kontrak pasti buat kamu. Tp kamu layani dulu Pak Deni disini yah?” jawabku ke Dina.
“Layani apa maksud mas Hasan?”
“Pak Deni ingin tidur sama kamu sekali saja dan kontrak sinetron itu pasti diberikan ke kamu.”
“Mas Hasan serius? Apa-apaan ini?”

Saat sedang bingung-bingungnya, Dina bertambah kaget karena tiba-tiba Pak Deni sudah memeluknya dari belakang, menggerayginya dgn tangganya yg kekar.

Dina memberontak dan berusaha melepaskan diri dari Pak Deni, tp tangan Pak Deni dgn kuat tetap memeluknya.

“Jangan!! Lepaskan aku atau aku akan teriak” ancam Dina semHasan berusaha melepaskan diri.
“Ayolah Dina, aku janji karir kamu akan bagus nanti sebagai aktris. Layani saja aku hari ini” rayu Pak Deni
“Iya Din, apa artinya pengorbanan kamu ini jika nanti kamu bisa sukses dan jadi bintang terkenal.” Tambahku.

Entah terhipnotis atau terbujuk rayuan itu, rontaan Dina yg tadi sangat kuat ingin melepaskan diri, kini semakin melemah dan akhirnya dia hanya pasrah saja oleh perlakuan Pak Deni.

“Nah gitu dong, anak manis.”

Pak Deni melucuti pakaian Dina satu persatu, dan Dina hanya diam pasrah dgn pandangan kosong, sepertinya dia sedang memikirkan tawaran dari Pak Deni itu dan sedang membayangkan menjadi aktris besar.

Setelah Dina bugil, kini Pak Deni yg melepaskan semua pakaiannya hingga telanjang bulat juga. Aku hanya terpana menyaksikan kemolekan tubuh Dina yg tanpa sehelai benangpun itu. Kedua payudaranya tampak indah dan kulitnya yg putih mulus semakin membuat dia terlihat sempurna sebagai seorang wanita.

Kini Pak Deni sedang menciumi leher Dina sambil kedua tangannya meremas-remas payudara kenyal Dina. Jilatan-jilatan Pak Deni membasahi leher Dina yg putih mulus. Sesekali mulut Dina yg mungil itupun dilahapnya dgn buas.

Sekitar sepuluh menit Pak Deni puas menciumi bagian ata tubuh Dina. Dina hanya pasrah saja menikmati permainan lidah Pak Deni.

Saat Pak Deni memainkan puting Dina dgn lidahnya, Dina sedikit menggelinjang karena geli.

“Ugghhhh.. Pak.. pelan pelan. Geli Pak” rintih Dina sambil menggelinjang.

Dan kini jilatan-jilatan lidah Pak Deni turun menuju ke lubang kewanitaan Dina.

Dina semakin tdk tahan menahan geli saat Pak Deni dgn lihainya memainkan lidahnya ke meqi Dina yg sedikit ditumbuhi bulu halus itu.

“Uuggghhhh.. mmpphhh.. geli Pak.” rintih Dina lagi sambil tangannya meremas bantal untuk menahan geli.

Beberapa menit kemudian, Pak Deni yg masih bermain di wilayah meqi Dina, kini mengocok lubang itu dgn jari tangannya. Pertama dimasukannya satu jari ke meqi Dina dan digerakannya keluar masuk. Kemudian dua jarinya dimasukkan dan kocokannya semakin cepat. Dina merintih-rintih menahan entah sakit atau nikmat yg dirasakannya.

“Ohh.. Ohh.. mmmphhhh… Paak..”
“Gimana sayang, nikmat kan? Mau terus kan?” tanya Pak Deni sambil terus memainkan tangannya.

Dina sepertinya sudah lupa dgn segala kebimbangannya yg tadi dia rasakan. Kini dia hanya merasakan kenikmatan dunia yg tiada taranya. Nafsunya sudah mengalahkan akal sehatnya.

“Gimana rasanya sayang? Nikmat kan?”
“Oh.. mmmppphhhh.. nikmt.. Pak… mmmppphhh..” rintihnya. “ter.. us.. paaak…”

Selesai mengocok meqinya, kini Pak Deni berdiri dan menodongkan penisnya yg sudah tegak berdiri dari tadi ke depan muka Dina dan segera ditariknya kepala Dina dan diarahkannya ke mulut mungil Dina untuk mengulumnya. Mulut Dina yg tdk terlalu besar tampak kesulitan menerima penis besar Pak Deni, tp Pak Deni terus memaksakannya untuk masuk dan meggerakannya maju-mundur.

“Aaah.. gila nikmat banget sepongan kamu sayang. Kamu memang cewek yg hebat Dina” Pak Deni semakin cepat mendorong penisnya keluar-masuk ke mulut Dina sehingga terkadang Dina tersedak.

Tak kusangka juga ternyata Dina cukup pandai juga memainkan penis lelaki dgn mulutnya. Atau mungkinkan selama ini dia sudah pernah bercinta dgn pria lain?

Setelah Dina tampak kecapean mengulum penis besar itu, kini Pak Deni siap menghujmkan rudalnya ke targetnya yaitu meqi Dina.

Pak Deni menghadapkan rudalnya di depan meqi Dina yg sudah basah.

“Pak, pelan pelan ya. Meqi Dina masih sempit soalnya.” Pinta Dina.

Dina dalam posisi terlentang dan Pak Deni menindihnya dari atas sambil mengarahkan penisnya ke lubang tujuan.
Dan Blesss..! seiring dgn masuknya penis itu ke meqi sempit itu, Dina meqiik tertahan menahan sakit.

“Mmmpphhhh.. pelan-pelan pak. Sakit sekali.”
“Maaf sayang, abisnya meqi kamu sempit banget, jadi sulit masuknya. Tahan ya, nanti juga pasti jadi enak.”

Setelah berhasil masuk seluruhnya, kembali Pak Deni memainkannya maju mundur sambil dia ciumi bibir dan kedua buah dadanya. Dina juga tak kalah buas membalas lumatan bibir Pak Deni itu.

Sekitar 5 menit kemudian, tubuh Dina mengejang pertanda dia sudah memperoleh orgasmenya.

“Aha, kamu sudah terpuaskan ya? Baru begitu saja sudah orgasme. Lanjut ya sayang.” -cerita sex-

Ada sekitar 15 menit Pak Deni menghajar meqi Dina. Rambut Dina sudah acak-acakan dan seluruh tubuhnya sudah basah dgn keringat, tp tampaknya Pak Deni masih kuat bertahan lama.

“Aaaghhh.. Aaaghhh.. mmmpphhh.. Pak… aaghhh…” Dina meracu tak karuan menahan nikmat yg dirasakan.

Kemudian Pak Deni merubah posisi, kini dia tiduran terlentang di ranjang dan Dina dia suruh duduk di atasnya sehingga dia bisa menusuk-nusukan penisnya ke meqi Dina dari bawah. Dan bles, penis itu masuk lagi ke lubang meqi Dina. Dina sendiri lama kelamaan tampak menikmati juga dgn menggoyang-goyangkan pinggulnya untuk menerima tusukan penis Pak Deni dari bawah. Keringat semakin deras menggucur di badan kedua manusia yg sudah lupa kesadaran itu. Payudara Dina yg menggantung-gantung diremas-remas dgn kasar oleh pak Harsi, namun Dina tdk peduli, yg dia rasakan sekarang hanyalah hasrat menggebu-gebu untuk memuaskan nafsunya.

Setiap kali penis Pak Deni menusuk ke atas, Dina selalu meqiik pelan. Dan terkadang Pak Deni mempercepat tusukannya ke meqi Dina.

Pemandangan itu sungguh bikin aku jadi sangat bernafsu, dan timbul niatku untuk melakukan hal yg sama pada Dina. Peniskupun sudah berdenyut-denyut ingin mencari pelarian. Tp tetap kutahan sampai permainan mereka selesai.
Lalu Pak Deni menidurkan Dina yg sudah benar-benar lemas ke ranjang dgn posisi terlentang.

Edaannn, mau diapain lagi nih cewek? Gumamku dalam hati yg kasihan melihat Dina yg sudah lemas tak berdaya tp tetap diserang terus oleh Pak Deni.

Dari posisi Dina terlentang di ranjang, Pak Deni mengangkat kaki kanan Dina ke pundaknya dan dia hujamkan lagi penisnya ke meqi Dina. Slep.. slep.. slep.. suara kedua kelamin mereka kembali beradu.

Dina sudah terengah-engah kehabisan tenaga, tp sebaliknya Pak Deni semakin mempercepat gerakannya.

“Akh.. akh.. uuhh.. mmmpphhhhh…” Dina semakin meracau tak karuan dgn badannya terdorong-dorong seiring gerakan Pak Deni.

Hampir 10 menit, Dina menahan serangan Pak Deni yg seperti sudah kesetanan. Tiba-tiba Pak Deni menarik penisnya dari meqi Dina dan dia mengocok penisnya di depan muka Dina

“Oooohhh… aku keluar…” CrOOtt.. CrOOtt.. CrOOtt… sperma Pak Deni muncrat semua ke muka Dina sehingga membasahai wajah sayu itu.
“Aaaaah puas banget aku sayang. Kamu benar-benar luar biasa. Belum pernah aku sepuas ini berhubungan badan dgn perempuan.” Pak Deni memuji Dina.

Pak Deni segera memakai pakaiannya sedangkan Dina masih tertidur lemas di ranjang, matanya sayu dan badannya masih berpeluh keringat.

“Hei Hasan, dari tadi kamu Cuma melongo saja disitu, emang kamu ga kepengen ngesex. Sana nikmati saja gadis itu, bukannya kamu sudah lama memendam rasa pada dia? Sana mumpung ada kesempatan.”

Aku kaget mendengar perkataan Pak Deni, tp jujur dalam hatiku memang bergejolak penuh hawa nafsu terhadap Dina. Dan memang benar kapan lagi aku punya kesempatan seperti ini?

Dan sekarang sepertinya aku yg kerasukan setan, langsung kudekati Dina yg masih meringkuk lemas di ranjang. Kubuka semua pakaianku sampai telanjang bulat. Dina yg melihatku jadi bertambah kaget.

“Mas Hasan mau apa? Jangan Mas, Dina sudah ga kuat.”

Cerita hot abg, Takkupedulikan lagi kata-katanya dan langsung kubangunkan dia dan kuposisikan merangkak membelakangiku. Pemandangan bongkahan pantat indah dan meqi merah dari seorang gadis yg sudah lama kusukai bagaikan mimpi yg menjadi kenyataan bagiku. Langsung kuarahkan penisku yg sudah menegang ke arah meqinya yg merah merekah itu.

“Jangan Mas Hasan..” Dina kembali meronta, tp blesss… kembali meqinya disumpali dan kali ini oleh penisku. Cerita HOT melayani Nafsu Bejat
Penisku dapat masuk dgn lancar, mungkin karena lubang meqinya sudah sedikit “terbuka” oleh karena Pak Deni tadi.

Saat penisku masuk penuh ke dalam, kurasakan nikmat yg selama ini belum pernah aku rasakan. Dan langsung saja kugenjot meqinya dari belakang dgn posisi dogy style. Gerakanku yg cukup keras membuat Dina terdorong maju-mundur juga sehingga payudaranya terlihat terayun-ayun.

Segera kuraih kedua benda kenyal itu dan kuremas-remas semHasan tetap kugenjot dia.

“Okh.. Okh.. aku.. su..dah.. tdk.. kuat.. akh.. mas.” Rintihnya

Keringatnya kembali bercucuran dan begitu juga aku.

Sekitar 15 menit aku mengocoknya, dan kini kuhadapkan penisku di mukanya untuk dihisap seperti Pak Deni tadi.

Tanpa menunggu perintahku Dina segera meraih penisku dan memasukannya ke mulutnya sambil terkadang mengocoknya.
Aku melenguh keenakan merasakan permainan mulut Dina dan kocokan tangannya.

Beberapa menit kemudian, saat penisku masih didalam mulut Dina, kurasakan klimaksku akan segera datang dan kubiarkan saja penisku tetap di dalam mulutnya. Dan akhirnya creett..creett… pejuhku tumpah di dalam mulut Dina hingga dia memuntahkannya karena terlalu banyak. Tp ada beberapa yg tertelan olehnya.

“Waaah, enak sekali ternyata ngentotin kamu Din. Mas benar-benar puas banget.”

Dina kembali ambruk ke ranjang dgn mulut yg belepotan oleh pejuhku.

Dgn handponeku, kufoto dia karena posenya sangat seksi yg tanpa busana dan berpeluh keringat itu. Kujadikan foto itu kenang-kenangan persetubuhanku dgn Dina hari itu.
Setelah kejadian itu, Dina mendapatkan peran dalam sinetron itu sesuai janji Pak Deni.
Dan kami berjanji tdk akan menceritakan kejadian itu pada siapapun.

Author: 

Related search

    No internet connection No internet connection

Related Posts

Comments are closed.